Sabtu, 15 Juli 2017

Mau nulissssssss

Menjadi orang yang punya banyak impian ternyata jadi beban tersendiri. Ingin begini dan begitu, namun enggak bisa kelar semua. Dan lalu sakit kepala melihat jam yang ternyata tetap berjalan seperti biasa. Duh, waktuku!

Mungkin berkali-kali aku pernah berkata, andai aku kembali ke masa muda, tak kan kusiakan waktu dengan tertidur saja. Yah! Waktu berlalu tak akan kembali, walau kutangisi sampai bersujud berharap, ia tak akan kembali. Good bhay masa lalu! 

Masa kini mungkin adalah masa dimana aku sadar akan kemauan diri. Memahami apa yang menjadi tujuan, sehingga muncul banyak keinginan. Ingin menjadi manusia super yang bisa banyak hal sekaligus bermanfaat dan menjadi panutan. Terlalu mengkhayal sih, tapi aku sudah kadung teracuni buku-buku motivasi itu, mereka bilang tak ada yang tak mungkin. Jadi aku membuat mimpi-mimpi setinggi langit, sekeren mungkin. Agar jika nanti tak tercapai pun, setidaknya aku menyangkut di tiang bendera.

Tapi begitulah, belum bergerak kemana-mana, aku sudah lelah dengan pikiran sendiri. Lelah bertengkar dengan waktu yang terus meninggalkanku. Lelah dengan semerawut jadwal yang berusaha aku lakukan sekaligus. Betul kata orang bejo itu, orang pintar terlalu banyak ide! Aku pintar katanya. Pintar bikin ide, namun bingung untuk mewujudkan.

Memang inti dari kebingungan ini adalah kesendirian. Berusaha berjuang sendiri itu bagaikan menggali tanah. Makin digali, makin terkubur. Mau cari teman kok susah. Mau cari teman, kok banyak yang dipertimbangkan. Merasa tak ada yang bisa diajak kompromi. Merasa lebih baik badan dibelah dua agar bisa membahas impian dengan diri sendiri. Gila!

waktu terus berjalan dan aku bertambah tua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini ^-^