Sabtu, 04 Februari 2017

Pohon UI Depok Tumbang Korbannya teryata Teman Sekelas Dulu

Nggak nyangka. Mungkin kata itu yang sering terucap tatkala mendengar ada kenalan yang meninggal. Terlebih karena kecelakaan yang terjadi begitu tiba-tiba. 


Kemari malam, menjelang sholat isya, tiba-tiba grup whatsapp notifnya udah ratusan? Ada apa ini? Teryata tadi jam 5 sore ada teman yang meninggal karena pohon tumbang di daerah UI depok. Sempat juga ada yang mengirim foto-foto di tkp. Terlihat besarnya pohon yang tumbang yang melintang di jalan.

Subhanallah, maut memang nggak akan pernah salah dalam menjemput. Pohon tumbang sebesar itu tumbang begitu saja saat teman saya dan suaminya sedang naik motor melintas di jalan itu. Mereka berdua meninggal setelah dikonfirm kepastiannya di rs fatmawati. Innalillahiwainnaillaihi rajiunn.. semoga khusnul khotimah dan diampuni segala dosanya. Aminnn..

Saya pun yang tadinya mau sholat isya, malah jadi agak syok. Pasalnya, teman saya itu dulu orangnya begitu ceria dan kocak. Memang sudah lama lost kontak. Saya coba cek instagramnya, ternyata tadi itu dia abis pulang kondangan, ada foto yang di aplot sebelum kejadian itu. Foto di kondangan. Ada juga foto-foto lain yang memperlihatkan anak laki-lakinya yang lucu, yang belum genap setahun umurnya. Hufh jadi mrembes deh lihat yang begitu. Anak semungil itu dah jadi yatim piatu (;_;)

Abis isya kepala saya jadi agak pusing. Grup wa gak brenti-brenti notifnya. Saya tidur aja. Rencana sih tidur ya, tapi liat muka anak lagi tidur, malah jadi banyak mikir.

Kalau sampai saya meninggalkan dia di usia begini gimana?

Jadi inget kisah steve jobs. Yang menceritakan bahwa ketika ia terkapar di rumah sakit karena penyakit kankernya, ia merasa tak ada artinya semua kesuksesan materi yang ia punya.

Ya betul juga. Nggak ada yang akan menemani kita di dunia 'sana' selain pahala amal kebaikan. Tidak orag tua, suami, anak, apalagi harta benda. Nggak ada yang dibawa.

Dan maut itu tak bisa kita intip jadwalnya. Ada yang koma belasan tahun, tapi bisa bangun lagi. Ada yang sehat-sehat saja, tapi meninggal dengan cara yang bisa dibiang 'kok bisa sih?' Ya bisa saja terjadi.

Mungkin umur 26 ini masih terlihat panjang ke depan. Tapi kita nggak tahu, jangan-jangan maut itu nggak membiarkan kita bisa berulang tahun di tahun depan. Apa yang sudah kita persiapkan? Sekelas steve jobs saja merasa jasanya di bidang teknologi bukan apa-apa. Lha kita yang lebih bukan apa-apa trus gimana?? 

Minta ampun setiap malam atas segala dosa yang ada. Lakukan yang diperintah-Nya dan jauhi larangan-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini ^-^