Selasa, 10 Maret 2015

Marah #1day1post

Marah itu kerjaannya setan. Yang suka marah-marah berarti sering kerasukan setan.

Sesungguhnya  marah itu daripada syaitan dan syaitan itu dijadikan daripada api dan sesungguhnya api itu terpadam dengan air. Maka jika sesiapa di antara kamu yang dalam keadaan marah, maka bersegeralah mengambil wudhu." (Hadis riwayat al-Imam Ahmad)

Gak jarang saya juga suka marah, tapi mungkin lebih ke perasaan kesal atau jengkel. Beruntung saya bukan tipe yang bisa mengungkapkan kemarahan dengan teriak-teriak atau ngomel-ngomel gak ada ujungnya. Kalo lagi sebel, saya memilih diam. Dalam diam saya ngedumel dalam hati (wkwkw sama aja ya). Tapi hal itu justru lebih baik. Saya bisa ngomel dalan hati sambil nyuci piring. Kelar nyuci piring ya kelar juga marahnya. Ngomel-ngomel dalam hati juga lega kok ahahahah.

Selain itu saya juga kadang memilih marah sama cermin. Ngomong sendiri gitu sama bayangan diri, hahah. Kayak orang bener sih, tapi lumayan juga abis itu marahnya lumayan reda, haha.

Diam itu jauh lebih baik dari pada marah-marah. Sesungguhnya kemarahan itu hanya memperlihatkan seberapa tingkat keimanan kita. Sesungguhnya setelah marah itu akan datang rasa malu. Jaga emosi, jaga pikiran. Tak jarang marah datang karena pikiran yang tidak jernih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini ^-^