Senin, 16 Februari 2015

Kerja Cerdas

Kemaren-kemaren saya nonton videonya Elang Gumilang, pemuda yg sukses berbisnis property saat masih kuliah. Di situ saya menangkap kata-kata 'kerja keras' dan 'kerja cerdas'

Menurut teori asal-asalan saya, capek pada saat bekerja terbagi atas:
- capek pikiran saja
- capek fisik saja
- capek pikiran dan juga fisik

Lalu, pekerjaan apa saja yang termasuk di situ?

- capek pikiran saja (penulis, reseller online shop, web desainer, programer, investor property,owner franchise dll)

- capek fisik saja (kuli bangunan, selebritis, supir angkot, tukang makanan keliling, ART dll)

- capek pikiran dan fisik ( pekerja kantoran, dosen, pengisi seminar)

Butuh setengah jam buat nulis kata- kata di atas. Saya sendiri bingung menggolongkannya (●__●)

Kerja cerdas itu menurut saya adalah pekerjaan yang lebih menggunakan otak daripada otot. Iya gak?

Pekerjaan yang membuat hanya capek pikiran adalah pekerjaan yang tidak membutuhkan untuk berpergian ke sana kemari. Di sana saya menulis profesi penulis, online shop, progammer dll, yg mana tidak mengharuskan untuk pergi ke kantor. Namun dalam hal pengerjaannya kadang bisa bikin sakit kepala. Coba tanya pada penulis bagaiman ketika mereka 'mentok' dalam membuat cerita, atau tanyakan pada programmer bagaimana memusingkannya kode2 pemograman itu.

Pekerjaan yang hanya membuat capek fisik saya tuliskan yaitu kuli bangunan, selebritis, ART dll. Di mana kegiatan fisik sangat diutamakan. Kuli bangunan yang bekerja peras keringat seharian tidak jauh beda dengan selebritis yang kerja syuting siang malam, cuma beda jumlah gaji aja, capeknya sama.

Pekerjaan yg membuat capek fisik dan pikiran saya tuliskan yaitu pekerja kantoran. Apalagi yang kantornya jauh sekali dari rumah. Pulang pergi ke kantor saja sudah susah, macet, rame, apalagi kalau hujan, apalagi kalau naik motor, bisa masuk angin deh pulangnya. Belum lagi pekerjaan di kantor, harus selesai tepat waktu, laporan, presentasi, semua butuh konsentrasi. Pulang ke rumah sudah capek berat. Capek pikiran dan capek fisik. Pekerjaan yang sangat tidak ideal, tapi justru menjadi pekerjaan yang diimpikan banyak orang.

Semua pekerjaan gak ada yg gak bikin capek. Tapi saya pribadi lebih suka pekerjaan yang capek pikiran saja. Kalau capek fisik kayaknya gak enak. Lagipula saya memang gak suka ke sana kemari, introvert tulen, haha.

2 komentar:

  1. klo kerjaan yang kita jalanin sesuai passion, rasa leles itu aka hilang seoring dengan hasil yang kita dapet.

    BalasHapus
  2. kalau tidur itu pekerjaan ga ya ? :D hehehe...terus capek ga ya ? :lol: hehehe

    BalasHapus

komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini ^-^