Rabu, 21 November 2012

INTROVERT





saya mengenal kata introvert waktu kelas 1 SMA. waktu itu saya mengikuti tes IQ untuk penentuan jurusan IPA/IPS. saya mengikuti test dengan serius, berharap hasil test mengatakan bahwa saya layak untuk masuk IPA. saya waktu itu pengen banget jadi anak IPA. padahal otak saya gak kuat sama pelajaran IPA. pokoknya saya harus masuk IPA. karena anak IPA itu kesannya pinter dan anak IPS itu kesannya bego plus bengal. haha. dan akhirnya saya berhasil masuk IPA dan menjadi jajaran anak terbego di kelas. ternyata masuk IPA gak menjamin menjadikan kita pinter! *yaiyalah bo*

okesip, kita bukan mau membahas IPA/IPS. kita membahas Introvert! inget!
cekidot
v
v
v


oke, jadi waktu test IQ itu dibagikan hasilnya, memanglah saya mendapat jawaban bahwa saya lebih cocok di IPA. tapi ternyata hasil test IQ itu gak cuma perihal IPA/IPS aja. ternyata juga soal kepribadian. saya dan teman-teman sekelas saling mencocokkan hasil test. dan saya menemukan bahwa kepribadian saya 'introvert'. saya pun melihat hasil test IQ teman-teman saya, dan seingat saya hampir semuanya 'ekstrovert'. di lembar hasil test IQ itu terdapat penjelasan singkat. bahwa ekstrovert itu orangnya 'terbuka' dan introvert itu orangnya 'tertutup'. mungkin seperti itu kira2 penjelasan yang saya tangkap.



seingat saya memang kebanyakan teman saya mendapatkan hasil 'ekstrovert' (gak semuanya saya periksa juga sih). tapi saya yakin bahwa waktu saya bertanya pada teman sebangku, samping kiri, kanan, depan, belakang, semuanya ekstrovert.

ini membuat saya bertanya-tanya. emangnya saya intorvert??? why? padahal saya termasuk jajaran anak tergokil di kelas. kenapa saya dibilang introvert? emangnya saya anak pemurung? gak punya teman? gak pernah ngobrol??? (kira2 begitulah pendapat saya mengenai orang introvert waktu itu). dan saat itu teman-teman saya lebih fokus membahas tentang hasil IPA/IPS ketimbang membahas kepribadiab introvert/ekstrovert. jadi, waktu saya hanya kebingungan sendiri. saya tanya ke beberapa teman, "emangnya gue tertutup yah??" dan mereka rata-rata menjawab "hmm.. kayaknya iya deh bo!". hah? emang iya? saya gak tau mereka bilang begitu karena melihat hasil test saya 'introvert' ataukah memang saya begitu adanya? entahlah. yang pasti saya gak begitu suka dengan hasil test itu.

beberapa kali saya pernah juga ikut test kepribadian di internet. dan memang hasilnya selalu 'introvert'. dan beberapa waktu lalu saya coba test kepribadian di pribadiku.com dan memang hasilnya pun demikian.



saya pun tertarik untuk mencari info tentang bagaimana sebenarnya kepribadian introvert ini. dan ternyata saya baru tau, ternyata kepribadian introvert ini bukan berkisar tentang orang 'tertutup' tetapi maknanya lebih luas dari itu. berikut saya kutip dari sebuah situs :

---------
Jadi, apa kelebihan yang dimiliki oleh seorang Introvert?

Seorang Introvert lebih fokus kepada hal yang bersifat psikis daripada fisik. Mereka senang menjelajahi ruang pikirnya, mereka membaca buku, menonton tayangan yang dapat mengasah otak, karena mereka haus dengan segala hal yang berbau informasi. Majalah American Journal of Psychiatry menyatakan bahwa, ada lebih banyak darah yang mengalir di daerah Anterior pada otak bagian depan seorang Introvert. Bagian ini berfungsi sebagai pengolah inti, seperti merencakan sesuatu dan pemecahan masalah. Itulah sebabnya mengapa mereka memiliki kekuatan konsentrasi yang baik, mereka cepat menangkap dan berintelegensi tinggi. Introvert adalah pemikir yang dalam. Mereka mampu melihat suatu hal dari segi manapun, berbeda dengan seorang Ekstrovert yang cenderung berpikir secara momentum saja. Selain itu mereka pandai dalam memilah sesuatu, baik itu hal kecil maupun besar, hal yang berguna maupun tidak. Jika memang pemikiran Introvert sebaik itu, bagaimana dalam hal berbicara? Apakah mereka dapat menyampaikan pesan secara detil seperti yang ada di pikirannya?

Dalam sebuah survey di kolom web LiveScience.com, reporter Rachael Rettner menulis bahwa, apabila ada dua orang Ekstrovert dan Introvert yang dihadapkan dengan sebuah pertanyaan, maka Ekstrovert akan menjawab secara Hiperbola, sedangkan Introvert menjawab dengan Akurat. Apabila mereka melihat seekor ulat di atas makanannya, maka seorang Ekstrovert akan bereaksi melebih-lebihkan daripada seorang Introvert. Apabila dua orang Ekstrovert dan Introvert dihidangkan sebuah makan siang dalam waktu yang bersamaan, maka seorang Ekstrovert akan berkata, “Makanan ini enak sekali! Belum pernah saya merasakan yang seenak ini” lalu seorang Introvert akan menjawab, “Iya, enak.” Dari segi pemahaman dan informasi pendapat mereka berdua jelas berbeda. Itulah sebabnya mengapa kepribadian Ekstrovert dianggap sebagai perusak survey atau membuat sebuah survey menjadi tidak akurat. Karena Ekstrovert memberikan informasi secara berlebihan, sehingga pencatat survey lebih mempercayakan seorang Introvert dalam hal pendataan, ucap Donna McMillan seorang peneliti sekaligus ahli psikologi di St. Olaf College.

Di dunia seni, Introvert adalah penguasa. Ahli psikologi sekelas Mihaly Csikszentmihalyi dan Gregory Feist mengatakan bahwa, orang-orang Introvert adalah orang dengan kreatifitas berkelas nomor satu. Faktor ini terjadi karena mereka dapat menyelam penuh ke dalam pemikirannya. Membaur bersama intuisi dan ketenangan yang bersinergi dengan sunyi. Itulah syaratnya agar dapat menciptakan sebuah Adikarya. Biasanya seorang Introvert gemar menulis. Karena dalam menulis mereka dapat lebih terbuka dalam mempresentasikan pikiran ataupun membagikan pengalamannya kepada orang lain. Ada sebuah fakta menarik dalam sebuah artikel di psychologytoday.com, yang menuliskan bahwa, orang yang Ekstrovert lebih mencari kebahagiaan dan kehidupan yang positif. Tetapi, bukan berarti Introvert mempunyai sifat yang berkebalikan, seorang Introvert tidak pernah mengategorikan dirinya sebagai sesuatu yang positif ataupun negatif, ia lebih cenderung menuju netral dalam kehidupannya. Seimbang, seperti Yin dan Yang. Mereka sosok yang bersahaja. Sebagai contoh, Mahatma Gandhi , dia adalah Introvert, Ghandi bersikeras memperjuangkan perdamaian demi kebersamaan. Ia menetralkan semua bentuk perbedaan. Selain Mahatma Ghandi, ada pula tokoh dunia yang lainnya, yaitu Albert Einstein, Bill Gates, Michael Jordan, Julia Roberts, Nicole Kidman, dan J.K Rowling. Mereka mampu membuktikan bahwa, dunia pun membutuhkan mereka. Jika kau senang dengan kartun dan tokoh pahlawannya, maka hampir dari semua pahlawan itu bersifat Introvert. Saat tak dibutuhkan mereka menjadi orang biasa, namun saat keadaan genting mereka berubah menjadi sosok yang luar biasa. (techforedu.org)

-----------

dan saya baru tau kalo introvert itu keren. dan itu berarti saya keren B) hahah. memang semua ciri-ciri introvert itu kalo saya pikir... hmmm memang saya banget sih. saya memang lebih suka di kamar sendirian bersama laptop atau buku-buku. tapi bukan berarti saya gak bisa tampil di depan umum. saya pernah kok jadi MC di suatu acara, dan saya membawakannya dengan bagus. tapi memang sih, saya gak begitu suka. bisa, tapi gak suka.

begitu juga kalo ketemu orang baru. saya kurang suka sama acara 'berkenalan'. entah kenapa, kalau memang gak perlu-perlu banget, saya menghindari untuk berkenalan dengan orang baru. saya juga paling males berbasa-basi, karena emang gak bisa! haha. jadi, kalo saya sedang bertamu ke rumah teman, susah sekali rasanya untuk ngobrol sama orang tuanya atau keluarganya. padahal cuma ngobrol basa- basi, tapi bagi saya itu cukup susah. susah untuk ngobrolin sesuatu yang gak bener-bener pengen saya obrolin.

bertemu manusia atau bertemu layar laptop? tentu saya pilih layar laptop! haha. iya, saya kurang suka ketemu orang. saya menyadari ini ketika saya kuliah di kebidanan, yang notabene setiap hari ketemu orang baru (pasien). dan itu samasekali gak asik.

makanya saya dari dulu gak pernah bercita-cita jadi guru. dan saya selalu heran kebanyakan teman saya bercita-cita jadi guru. iya sih, jadi guru itu mulia. tapi saya kayaknya gak suka deh setiap hari dipelototin anak-anak sekelas. saya gak merasa itu kegiatan yang asik. jadi, dulu itu cita-cita saya jadi penulis komik, pelukis, designer baju, arsitek, penulis sampai designer website. dan memang cita-cita saya itu kebanyakan minim berinteraksi sama manusia.

mengetahui lebih banyak tentang kepribadian sendiri, itu sedikit banyak membuat kita jadi bisa memilah pekerjaan yang cocok buat kita. ekstrovert atau introvert punya kelebihan dan kekurangan sendiri. katanya sih, pasangan suami istri biasanya perpaduan kedua kepribadian itu. kan repot juga kali yak kalo sama2 ekstrovert. mungkin rumahnya kayak rumah burung, berisik. atau, kalo sama2 introvert, rumahnya kayak kuburan. sepi. wkwkwk

berikut ada gambar-gambar tentang introvert yang dicomot dari internet










SEKIAN :) SALAM INTROVERTIDOOOO


8 komentar:

  1. mmmm..... dirimu tipe idealis penyelaras ....^_^

    BalasHapus
  2. 1412 : idealis penyelaras.. hmm .___.

    BalasHapus
  3. eh bro gue ikutan test itu juga masa gue introvert juga..
    padahal gue kira gue baweeeeelll..
    tapi emang cuma ke beberapa orang deket sih..
    hahahaha..
    dan gue tetep gak nyangka gue introvert..
    -___-

    BalasHapus
  4. haa.. yaya sama ni kaya saya, dulu saya juga pernah ikut tes psikologis dan hasilnya saya introvert.. saya emang kurang suka ketemu banyak orang.. bawaannya pusing.. untungnya pekerjaan saya sekarang ga perlu ketemu banyak orang.. malah lebih sering berduaan ma laptop XD

    BalasHapus
  5. hahaha, blognya lumayan seru nih. eh seru deng, ga lumayan :D
    udah nyoba test juga dan hasilnya berbanding terbalik -____- 88% extroverted 12% introverted.

    BalasHapus
  6. alhamdulillah saya orangnya ekstrovet hehehe
    yang penting bukan melankolis hahaha

    BalasHapus
  7. Ahhh.. benar-benar... laptop is my world. :D Lalu kenapa saya harus melayani ibu-ibu hamil dan melahirkan serta harus basa basi dgn mereka yang katanya itu suatu kewajiban kita harus berkomunikasi sebaik mungkin dengan pasien?? sementara say hay sama orang asing aja nggak bisa, it's so nggak adil you know. -___-"

    BalasHapus
  8. saya juga sepertinya introvert mbak, tapi tetep bangga kok.. yang penting gak membahayakan keselamatan orang lain.. -_-a

    BalasHapus

komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini ^-^