Sabtu, 15 Januari 2011

LEBARAN

sep,11 2010

Hari raya idul fitri keluargaku


Pagi lebaran selalu terasa sibuk bagi keluarga saya di tiap tahun. Mungkin bukan sibuk, ‘rempong’ lebih tepatnya.

Di mulai di pagi buta. Mama sibuk membangunkan papa, kakak dan saya sendiri. Suasana mulai tambah berisik jika kami masih malas untuk bangun dan membuka mata sementara matahari mulai meninggi.

Saat seperti itu sebenarnya sedikit menyebalkan. Diburu-buru padahal jam masih jauh dari waktu sholat id. Tapi begitulah si mama, selalu ingin tepat waktu, tak mau jadi orang yang terbelakang di barisan sholat id.

Tapi entah kenapa aktivitas ‘pagi lebaran’ ini pasti selalu sama tiap tahunnya, tak pernah berubah. Mama yang selalu ngomel membangunkan kami, kami yang selalu malas untuk segera bersiap, mama yang selalu rapi duluan sebelum kami. Pasti begitu, tak pernah berubah. Pagi lebaran yang selalu buru-buru.

Saya lupa saat itu lebaran tahun kapan ya,

Seperti biasa, pagi2 rempong. Saya dan kakak saya masi setengah tidur sementara mama sudah rapi berpakaian lebaran. Cukup lama mama menunggu saya dan kakak saya sampai siap untuk berangkat. Kira-kira waktu itu kami berangkat jam setengah tujuh. Tempat sholat yang dituju pun sangat dekat, kira-kira 30 meter dari rumah.

Jadilah kami bertiga bersantai-santai dalam perjalanan, sambil sedikit ngobrol-ngobrol. Papa saat itu kayaknya udah jalan duluan ke masjid. Soalnya kalo yang laki-laki tempat sholatnya beda sama perempuan.

Di perjalanan memang terasa sedikit aneh. Sedikit sepi. Biasanya kalo kita berangkat sholat id, pasti ada tetangga yang juga mau sholat id dan ketemu di jalan. Tapi kali itu tidak. Jalanan sepi.

Tak berapa lama sampailah kami di tempat sholat id perempuan. Dari kejauhan terlihat barisan sholat id sudah sampai ke halaman luar. Dan lebih buruk lagi : sholat id-nya udah mulai!

Alamak, kami pun kaget dan kocar-kacir lari-larian menuju barisan sholat. Buru-buru memakai mukena. Entah saat itu sudah takbir keberapa. Kami ikut aja.

Tak dinyana, tak di duga ternyata itu sudah rakaat kedua. Bah!. Saat orang mulai salam, saya pun bingung mau ikut salam atau bagaimana. Jadilah saya pun ikut salam, soalnya belum punya ilmu bagaimana masbuk sholat id, ahaha.

Itulah lebaran paling aneh dalam hidup saya. Sholat id satu rakaat. Haha.

*MET LEBARAN*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini ^-^