Sabtu, 15 Januari 2011

INFEKSI PERINEUM

berikut pembahasan singkat tentang infeksi perineum, diambil dari makalah saya, hehe berhubung kalo nulis sendiri lagi, cuapee.

apa sih perineum? perineum adalah kulit antara vagina (lubang kemaluan) dan anus. perineum ini adalah bagian yang sering robek ketika terjadi proses melahirkan. jika robek ini terjadi karena digunting (disengaja) dinamakan dengan tindakan episiotomy. jika robek ini murni terjadi karena desakan kepala bayi, dan tanpa digunting oleh bu bidan, dinamakan ruptur. ruptur biasanya tidak beraturan, karena robekan terjadi alami. beda halnya dengan episiotomy, yang biasanya bentuk robekannya teratur(lurus) karena di robek dengan gunting. gunting di sini bukan gunting kertas ya, ya pake gunting episiotomy. karena itulah episiotomy pada jaman sekarang sering dilakukan, karena akan lebih mempermudah pekerjaan bidan. proses penjahitan perineum dapat lebih cepat karena robekan rapi dan lurus. selain itu hasil jahitanpun akan lebih rapi.


Pada masa nifas di butuhkan perawatan khusus agar tidak terjadi infeksi-infeksi pada alat reproduksi. Pada luka rupture atau episiotomy,setelah proses penjahitan(bila perlu dijahit) harus selalu diawasi agar tidak terjadi infeksi. Robekan perineum terjadi pada hampir semua persalinan pertama dan tidak jarang pula juga terjadi pada persalinan berikutnya(asuhan kegawatdaruratan dalam kebidanan,2009).

Tingkat perlukaan pada perineum dapat dibagi menjadi 3 tingkat, yaitu Tingkat 1 : bila perlukaan hanya terbatas pada mukosa vagina/ kulit perineum Tingkat 2 : perlukaan lebih panjang sampai otot, difragma,diafragma urogenital Tingkat 3 : perlukaan sampai muskulus sfingter ani (otot anus)

Pada perlukaan tingkat 1, bila hanya ada luka lecet, tidak diperlukan penjahitan. Pada perlukaan tingkat 2, hendaknya luka dijahit kembali secara cermat. Jahitan hendaknya jangan terlalu ketat, sebab beberapa jam kemudian di tempat perlukaan akan timbul edema. Penanganan perlukaan perineum tingkat 3 memerlukan teknis penjahitan khusus. Pertama tama dilakukan penjahitan otot sfingter ani, setelah itu dilakukan penjahitan seperti perlukaan tingkat 2.

Luka pada perineum serta alat-alat reproduksi lainnya akan berangsur-angsur sembuh dalam 6 minggu setelah persalinan. Pada daerah perineum akan sedikit meninggalkan parut bekas luka robekan atau penjahitan.

infeksi pada robekan perineum kerap terjadi apabila luka terbuka dibiarkan dan menjadi ulkus yang disertai dengan pus(nanah) atau karena keadaan yang kurang bersih dan tindakan pencegahan infeksi yang kurang baik. sering terjadi pada persalinan lama atau ditolong oleh dukun yang kurang memperhatikan kebersihan ( Buku ajar Patologi Obstetri untuk mahasiswa kebidanan,2009).

Pada infeksi bekas sayatan episiotomy atau luka perineum, jaringan sekitarnya membengkak, tepi luka menjadi merah dan bengkak, jahitan mudah lepas, serta luka yang terbuka menjadi ulkus dan mengeluarkan pus ( asuhan kebidanan pada masa nifas,2009) infeksi ini dapat menjalar ke atas menjadi servitis, endoservitis, endometritis, parametritis dan abses (Buku ajar Patologi Obstetri untuk mahasiswa kebidanan,2009). Penanganan komplikasi yang lambat dapat menyebabkan terjadinya kematian pada ibu nifas mengingat kondisi fisik ibu nifas masih lemah (Suwiyoga, 2004). Penyebab :

- Karena bekas sayatan epistiotomi sehingga jahitan mudah lepas atau karena ruptur luka terbuka dan menjadi ulkus yang disertai dengan pus.

- Keadaan yang kurang bersih dan tindakan pencegahan infeksi yang kurang baik.


Tanda dan Gejala :

- Gejala yang selalu ada : 1. Demam 2. Nyeri tekanan pada perut bagian bawah 3. Gatal-gatal
- Gejala yang kadang ada 1. Nyeri lepas 2. Perut kembung 3. Merah dibagian perineum 4. Mual muntah 5. Syok

Penanganan :

- Jika terdapat pus atau cairan, bukalah luka dan bersihkan luka tersebut
- Angkat kulit yang nekrotin dan jahitan subkutikuler tetapi jangan angkat jahitan fasia
- Jika terdapat abses tanpa selulitis, tidak perlu diberikan antibiotika. Kompres luka Minta pasien mengganti kompres sendiri, ganti pembalut, baju juga personal hygien

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar anda sangat berarti untuk kemajuan blog ini ^-^